Rabu, 14 Mac 2018

dzat allah diri allah sawt itu sendiri,.

Dan dzat allah sawt itu bukan lah berupa berbentuk atau berwarna,.putih atau hitam atau berketul atau tempat,. bila mana sebut dzat allah sawt maka jelas pada kita ahli sunah wal jamaah bahawa dzat allah sawt itu adalah diri allah sawt itu sendiri dan dzat allah sawt itu tiada berupa berwarna berbentuk sebagai mana mahluk bermunkim adanya aqrod dan jirim adanya aqrod dan jirim ,. dzat allah sawt itu wajib ada pada nya diri allah sawt menumpang wajib 20sifat harus ada pada diri allah sawt 1sifat dan 20sifat yang tidak wajib ada atau mustahil ada nya sifat yang menumpang pada dzat allah sawt.Dan dzat allah sawt itu berupa diri allah sawt itu sendiri,.,. wajib bagi kita ahli sunah wal jamaah pelajari dan memperlajari menuntut ilmu mengaji sifat sifat yang menumpang pada dzat allah yakni diri allah sawt itu sendiri,.., penting bagi setiap mukallaf itu sendiri mempercayai dan menuntut ilmu dan mengaji sifat sifat allah sawt yang mana 20sifat wajib menumpang pada dzat allah sawt,.,. bila dzat sebut dzat allah maka jelas lah diri allah sawt itu sendiri,.., sebagai mana mahluk bermungkim allah sawt wajib percaya ada nya allah sawt berupa dzat yakni diri allah sawt dan nur muhamat itu cahaya dibawah cahaya allah yang mana di kenali sebagai roh yang allah lahirkan dari nya roh roh setiap manusia,.., wajib percaya nur muhamat adalah mahluk pertama yang di jadikan setelah itu dari nur muhamat allah sawt lahirkan dari cahaya nya di bawah cahaya allah,.maka lahir lah roh roh seawal nabi adam hingga lah manusia terakhir yang akan lahir atas dunia ini sebagai mana tertulis dalam kitab yang mana qalam menulis takdir setiap sesuatu sebelum segala nya dijadikan,.,. dan dari sini lah lahir nya setiap mahluk setelah selesai qalam menulis 50.000tahun.

Selasa, 13 Mac 2018

ILMU MENGENAL ALLAH

Dan wajib ketas setiap mukallaf memperlajari ilmu qalam sifat 20 dan nur muhamat,. setiap yang wajib itu bila di lakukan maka berperolehi ganjaran dan pahala dari allah sawt atas usaha menuntut dan mencari mengetahui ilmu allah dan mengenal allah sawt,.dan tiap yang wajib itu bila mana di tinggalkan maka jadi jatuh berdosa atau haram ., kerna bila tiada ilmu kenal allah siapa di mana allah maka berdosa atas kejahilan nya tentang ilmu allah sawt .,,. bila jahil atau kebodohan akal untuk mencari atau memikir tentang ilmu allah ilmu sifat 20 ilmu qalam dan ilmu nur muhamat., sebagai mana syeah al-asr-syakri yang mengarang kitab kitab tulisan nya dari ilmu ilmu sifat 20 nur muhamat dan qalam agar kita tiada terjatuh haram yakni melakukan dosa kerna tiada tahu tentang allah tiada ilmu tentang allah ,.., setiap orang yang tetap atas jalan kejahilan tampa mahu belajar mengaji tentang allah maka dosa keatas nya .,., dan bagi orang orang yang berilmu tetap atas jalan menuntut ilmu mencari dan mengenal allah sawt.,semulia mulia mulia ilmu dalam islam agama islam ilmu mengenal tuhan.,.,bila kenal tuhan ada ilmu tentang allah mengenal allah nur muhamat qalamallah sawt.,.,,.kerna aqidah kita aqidah asr-syakri aqidah ahli sunah jamaah dan pegangan kita pegangan ulamak sifat 20 tauhid ulubiah rububiah aqidah nur muhamat dan ilmu qalam.,,. kenal bail bail mengaji baik baik kenal pada sifat tahu dzat yang maha qadim ,.mengaji tentang allah tentang ilmu qalam dan sifat nur muhamat itu adalah wajib bagi kita bagi meninggalkan jahil .,Tashawuf merupakan jalan untuk mencapai “Ma’rifatullah” (mengenal Allah) dengan sebenar-benarnya melalui tersingkapnya dinding (hijab) yang membatasi diri dengan Allah. Bagi para shufi dalam mendekatkan diri kepada Allah harus selalu dilandasi semangat ibadah dengan tujuan untuk mencapai martabat dan derajat kesempurnaan atau lebih dikenal dengan istilah “Insan Kamil”.Firman Alloh dalam Al-Quran : Sesungguhnya kamu berada dalam keadaan lalai dari (hal) ini, maka Kami singkapkan dari padamu tutup (yang menutupi) matamu, maka penglihatanmu pada hari itu amat tajam. (Qaaf:22).
setiap dari kita insan mula nya jahil lalu jika ianya berlajar mengaji dan mengkaji ilmu ilmu allah sawt.,maka ia nya seorang yang berilmu ,.., dan terlepas dari jahil dan dosa kerna kebodohan,.,..,Syaidina Ali Ra...: " AKU TIDAK MENGABDI KEPADA SESUATU YANG TIDAK AKU KENAL.." Pernyataan Syaidina Ali Ra tersebut sesuai yang di Isyaratkan dalam sebuah hadist Qudsi [HQ.1.8] Dari Ali ibn Abi Thalib kwh.: Rasulullah Saw. bersabda: “Berfirman Allah Ta’ala: " Barangsiapa berharap kepada selain Aku berarti tidak mengenal-Ku, Barangsiapa tidak mengenal-Ku berarti tidak mengabdi-kepada-Ku, Barangsiapa tidak mengabdi-kepada-Ku, maka berarti menjadi-wajiblah kemurkaan-Ku. Barangsiapa takut kepada selain Aku, halal baginya pembalasan-Ku ” Mengenal Allah swt sama mudahnya dengan mengenal diri kita sendiri.......yang susah adalah ketika semua harus serba ada dalilnya dan ketika ada dalilnya malah sibuk mencari alasan untuk mengatakan DALIL TIDAK SAHIH atau PALSU...............walaupun sudah nyata-nyata BERDALIL SAHIH............. Zikir kepada Allah itu adalah makanan bagi jiwa (roh),dan memuji Allah itu menjadi minuman jiwa,sedang malu kepada Allah menjadi pakaian bagi jiwa.Tidak ada lagi kenikmatan yang lebih utama daripada berzikir hanya kepada Allah,dan tidak ada lagi nikmat yang lebih utama daripada berhubung dan bermesra dengan Allah.” (Saidina Ali bin Abi Talib )Pemahaman tentang NUR MUHAMMAD adalah pemahaman dasar dalam Ilmu Ma'rifattullah yang wajib di pahami oleh semua umat........jika tidak paham HAKEKAT NUR MUHAMMAD maka tidak akan bisa MENGENAL ALLAH dan pada pemahaman yang mendalam PASTI SESAT DAN MENYESATKAN....................WALLAHUAKLAM,,,,BISSAWAB

Ahad, 11 Mac 2018

takdir

Hasil gambar untuk ajal datang menjemput

ajal ketentuan allah sawt, jodoh takdir allah sawt, namun apa yang pasti ketika mana datang nya , pasti ketika aku sedang dalam bersujud atau sedang menanggis hadapan mu, itu doa dan pinta ku.,.,amiiiiin., 

Rabu, 7 Mac 2018

ajal datang sebagai mana takdir qalam

hidup ini sebuah perjalanan , setiap perjalanan akan ada penghujung nya , baik atau buruk , dalam keadaan tenag atau kekelutan kematian tetap akan datang sebagai mana telah qalam tulis dalam kitab takdir seseorang ., namun mati sebagai syuhadah atau kaffirun wallahuaklam bissawab,. 

dzat allah maha memberi ,maha pemurah,.,

“Wahai Rasulullah, tunjukkanlah kepadaku suatu amalan yang dapat bermanfaat bagiku.” Beliau menjawab, “Singkirkanlah gangguan dari jalan-jalan kaum muslimin.” (H.r. Muslim, 13:49; Ibnu Majah, 11:78) Dari Abi Hurairah ra., dari Nabi saw. Beliau bersabda, ”Iman itu tujuh puluh cabang lebih atau enam puluh cabang lebih; yang paling utama adalah ucapan “lâ ilâha illallâhu” dan yang paling rendah adalah menyingkirkan rintangan (kotoran) dari tengah jalan, sedangkan rasa malu itu (juga) salah satu cabang dari iman.”[4] besar ganjaran allah sawt berikan buat mereka yang mampu dan semestinya mampu mengubah jati diri merendahkan perasaan ujub dan riak ketika mana menundukkan dahi memegang kotoran di jalanan dengan tanggan nya dan kemudian semata mata demi allah dan rasulnya ., dan allah sawt berikan ganjaran nya dengan setimpal ganjaran buat nya,.., yakn i mereka mereka yang mampu membuang sifat riak ujub dalam diri ,.., namun setiap hamba hamba yang allah sayang allah berikan ganjaran dan datangkan ujian keatas nya.,,. ujian allah berupa menambah ganjaran ganjaran dan pahala buat hamba hamba nya yang iklas,.,. allah datangkan ujian bersama sama ganjaran ganjaran nya buat hamba hamba nya yang rendah diri iklas dan setiap hamba hamba allah yang di kasihi allah allah datang kan ujian berupa kesakitan dan penyakit untuk melihat sejauh mana keiklasan hamba nya sejauh mana kasih hamba nya sejauh mana keingginanya untuk bersama sama ku di dalam syurga ku sedang mereka ketika mana waktu itu wajjah berseri seri menghadap ku sambil bercahaya cahay wajjah orang beriman itu menghadap ku sambil memandang wajjah allah,.., "Pada hari dimana kalian melihat orang-orang beriman laki-laki dan perempuan, sedang cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanannya."Wajah-wajah (orang-orang mu’min) pada hari itu berseri-seri. Kepada Rabb-nya mereka melihat.. [Al Qiyamah : 22-23].Mereka (duduk) di atas dipan-dipan sambil memandang. [Al Muthaffifin : 35]. setiap hamba allah sawt akan memandang wajjah allah sambil wajjah mereka waktu itu berseri seri dan bercahaya dan mereka terus memandang tampa berkerdip kedip mata mereka tampa ada perasaan lain pada mereka waktu itu hanya allah sawt dan hamba hamba nya saling menghadap dan tiada pula mereka hamba hamba allah berasa bosan dan sebagai nya ,. sebagai mana di dunia seseorang yang sedang hayal pil pil kuda atau dadah berjalan di atas banggunan tinggi dan tampa rasa takut atau ketar ketika kaki nya meletak diatas awagan anggin dan terus melangkah hingga sampai kedalam neraka allah yang allah janjikan dan iblis berikan pada nya .,., wallahuaklam.,., bissawab,..,

Selasa, 6 Mac 2018

benda yang menumpang pada dzat allah

Dan dzat allah sawt berupa yang maha qadim dan maha menghidupkan,. setiap mahluk ada di atas sifat dzat allah yang maha menjdikan dan mematikan ,.,. tiada satu mahluk atau hidupan atas dunia ini hidup bersendirian tampa ada yang terlepas pandagan dan takdir allah walau pun sesaat atau sedetik waktu,., dzat allah berupa tiada wajjah atau rupa sebagai mana mahluk atau dalam fikiran atau akal,.,,. baik apa jua yang dapat di lihat atau di bayang akal itu jirim aqrod ,. bila jirim aqrod jirim aqrod mahluk ., sebagai mana ketulan ketulan batu kayu jirim tubuh badan mahluk ., sebagai mana jirim aqrod benda yang menumpang baik hitam berupa bayang atau kambing hitam bertubuh sasa atau putih melepak bagai bidadari melayang layang tergantung ,.semua ini aqrod sifat yang menumpang pada batu kayu pohon atau ketulan ketulan yang mana berupa,.,.., allah sawt, tiada sebagai mana mahluk allah sawt berupa dzat yang mana dzat dzat ni ,.,. berupa dzat yang tak dapat di bayang .,,. dzat makan bukan roti atau nasik atau mee atau bihun ,.., dzat dzat ni bukan juga rasa sedap masin, manis, kelat, masam, pahit,. yang di namakan dzat dzat makanan tak berupa atau di rasa .,,. namun tubuh badan kita tahu dzat dzat itu ada sebagai mana bila makan tahu badan akal akan kenyang tak terasa lapar tak terasa sakit tak terasa susah bila makan terasa senang terasa tenang terasa sedap .,,. itu dzat dzat bagi makanan .,,. dzat dzat allah sawt bagi kita ada nya kita hidup nya kita bernafas bernyawa sihat cantik kuat dalam tubuh badan kita ,.., sebagai mana melihat mahluk memuji sifat allah ,..,., bila mana melihat allah puji pada dzat yang mana diri allah sawt.,,.,. dzat dzat allah sawt diri allah sawt..,,. bukan ada nya allah duduk atas langgit duduk atas kursyi duduk di aras ,.,. semua ni bersifat mahluk allah tak serupa dengan mahluk,.,... bila mana sebut duduk maka ada lah pula punggung ,.,. bila mana sebut duduk ada nya tempat ,.,. allah sawt tak sebagai mana yang itu kerna allah sawt tak bersifat mahluk tidak beraqrod dan berjirim ,.,. kerna ada nya allah sawt berupa dzat dzat yang mana menumpang sifat sifat asmak allah,. yang mana terdapat 20sifat wajib menumpang pada dzat allah yang mana dzat allah itu diri allah sawt dan sifat 20wajib menumpang pada dzat allah atau diri allah sawt,.sebagai mana sifat sifat itu di kenali ,1) Wujud artinya ada 2) Qidam artinya sedia 3) Baqa artinya kekal 4) Mukhalafatuhu lilhawadisi artinya bersalahan Allah Ta’ala bagi segala yang baharu 5) Qiyamuhu binafsihi artinya berdiri Allah dengan sendirinya 6) Wahdaniyah artinya esa 7) Qudrah artinya kuasa 8) Iradah artinya berkehendak 9) Ilmu artinya Mengetahui 10) Hayyah artinya hidup 11) sama’ artinya mendengar 12) Basar artinya melihat 13) Kalam artinya berkat-kata 14) Qadiron artinya yang kuasa 15) Muridon artinya yang berkehendak 16) ‘Alimon artinya yang mengetahui 17) Hayyon artinya yang hidup 18) Sami’on artinya yang mendengar 19) Basiron artinya yang melihat 20) Mutakallimon artinya yang berkata-kata.,. dan dzat allah sawt itu di tumpang berupa 99asmak allah .,,. yang mana di namakan nama nama allah,.,. dzat dzat allah jua di panggit diri allah sawt itu sendiri dan tiada berupa dan di bayang akan akal,.,.,. dan sifat sifat yang menumpang pada dzat allah sawt itu berupa asmak allah yang mana di kenali Allah الله Allah 1 Ar Rahman الرحمن Yang Maha Pengasih 2 Ar Rahiim الرحيم Yang Maha Penyayang 3 Al Malik الملك Yang Maha Merajai 4 Al Quddus القدوس Yang Maha Suci 5 As Salaam السلام Yang Maha Memberi Kesejahteraan 6 Al Mu`min المؤمن Yang Maha Memberi Keamanan 7 Al Muhaimin المهيمن Yang Maha Mengatur 8 Al `Aziiz العزيز Yang Maha Perkasa 9 Al Jabbar الجبار Yang Memiliki Mutlak Kegagahan 10 Al Mutakabbir المتكبر Yang Maha Megah, Yang Memiliki Kebesaran 11 Al Khaliq الخالق Yang Maha Pencipta 12 Al Baari` البارئ Yang Maha Melepaskan (Membuat, Membentuk, Menyeimbangkan) 13 Al Mushawwir المصور Yang Maha Membentuk Rupa 14 Al Ghaffaar الغفار Yang Maha Pengampun 15 Al Qahhaar القهار Yang Maha Memaksa 16 Al Wahhaab الوهاب Yang Maha Pemberi Karunia 17 Ar Razzaaq الرزاق Yang Maha Pemberi Rezeki 18 Al Fattaah الفتاح Yang Maha Pembuka Rahmat 19 Al `Aliim العليم Yang Maha Mengetahui (Memiliki Ilmu) 20 Al Qaabidh القابض Yang Maha Menyempitkan 21 Al Baasith الباسط Yang Maha Melapangkan 22 Al Khaafidh الخافض Yang Maha Merendahkan 23 Ar Raafi` الرافع Yang Maha Meninggikan 24 Al Mu`izz المعز Yang Maha Memuliakan 25 Al Mudzil المذل Yang Maha Menghinakan 26 Al Samii` السميع Yang Maha Mendengar 27 Al Bashiir البصير Yang Maha Melihat 28 Al Hakam الحكم Yang Maha Menetapkan 29 Al `Adl العدل Yang Maha Adil 30 Al Lathiif اللطيف Yang Maha Lembut 31 Al Khabiir الخبير Yang Maha Mengenal 32 Al Haliim الحليم Yang Maha Penyantun 33 Al `Azhiim العظيم Yang Maha Agung 34 Al Ghafuur الغفور Yang Maha Memberi Pengampunan 35 As Syakuur الشكور Yang Maha Pembalas Budi (Menghargai) 36 Al `Aliy العلى Yang Maha Tinggi 37 Al Kabiir الكبير Yang Maha Besar 38 Al Hafizh الحفيظ Yang Maha Memelihara 39 Al Muqiit المقيت Yang Maha Pemberi Kecukupan 40 Al Hasiib الحسيب Yang Maha Membuat Perhitungan 41 Al Jaliil الجليل Yang Maha Luhur 42 Al Kariim الكريم Yang Maha Pemurah 43 Ar Raqiib الرقيب Yang Maha Mengawasi 44 Al Mujiib المجيب Yang Maha Mengabulkan 45 Al Waasi` الواسع Yang Maha Luas 46 Al Hakiim الحكيم Yang Maha Maka Bijaksana 47 Al Waduud الودود Yang Maha Mengasihi 48 Al Majiid المجيد Yang Maha Mulia 49 Al Baa`its الباعث Yang Maha Membangkitkan 50 As Syahiid الشهيد Yang Maha Menyaksikan 51 Al Haqq الحق Yang Maha Benar 52 Al Wakiil الوكيل Yang Maha Memelihara 53 Al Qawiyyu القوى Yang Maha Kuat 54 Al Matiin المتين Yang Maha Kokoh 55 Al Waliyy الولى Yang Maha Melindungi 56 Al Hamiid الحميد Yang Maha Terpuji 57 Al Muhshii المحصى Yang Maha Mengalkulasi (Menghitung Segala Sesuatu) 58 Al Mubdi` المبدئ Yang Maha Memulai 59 Al Mu`iid المعيد Yang Maha Mengembalikan Kehidupan 60 Al Muhyii المحيى Yang Maha Menghidupkan 61 Al Mumiitu المميت Yang Maha Mematikan 62 Al Hayyu الحي Yang Maha Hidup 63 Al Qayyuum القيوم Yang Maha Mandiri 64 Al Waajid الواجد Yang Maha Penemu 65 Al Maajid الماجد Yang Maha Mulia 66 Al Wahid الواحد Yang Maha Tunggal 67 Al Ahad الاحد Yang Maha Esa 68 As Shamad الصمد Yang Maha Dibutuhkan, Tempat Meminta 69 Al Qaadir القادر Yang Maha Menentukan, Maha Menyeimbangkan 70 Al Muqtadir المقتدر Yang Maha Berkuasa 71 Al Muqaddim المقدم Yang Maha Mendahulukan 72 Al Mu`akkhir المؤخر Yang Maha Mengakhirkan 73 Al Awwal الأول Yang Maha Awal 74 Al Aakhir الأخر Yang Maha Akhir 75 Az Zhaahir الظاهر Yang Maha Nyata 76 Al Baathin الباطن Yang Maha Ghaib 77 Al Waali الوالي Yang Maha Memerintah 78 Al Muta`aalii المتعالي Yang Maha Tinggi 79 Al Barru البر Yang Maha Penderma (Maha Pemberi Kebajikan) 80 At Tawwaab التواب Yang Maha Penerima Tobat 81 Al Muntaqim المنتقم Yang Maha Pemberi Balasan 82 Al Afuww العفو Yang Maha Pemaaf 83 Ar Ra`uuf الرؤوف Yang Maha Pengasuh 84 Malikul Mulk مالك الملك Yang Maha Penguasa Kerajaan 85 Dzul Jalaali Wal Ikraam ذو الجلال و الإكرام Yang Maha Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan 86 Al Muqsith المقسط Yang Maha Pemberi Keadilan 87 Al Jamii` الجامع Yang Maha Mengumpulkan 88 Al Ghaniyy الغنى Yang Maha Kaya 89 Al Mughnii المغنى Yang Maha Pemberi Kekayaan 90 Al Maani المانع Yang Maha Mencegah 91 Ad Dhaar الضار Yang Maha Penimpa Kemudharatan 92 An Nafii` النافع Yang Maha Memberi Manfaat 93 An Nuur النور Yang Maha Bercahaya (Menerangi, Memberi Cahaya) 94 Al Haadii الهادئ Yang Maha Pemberi Petunjuk 95 Al Badii’ البديع Yang Maha Pencipta Yang Tiada Bandingannya 96 Al Baaqii الباقي Yang Maha Kekal 97 Al Waarits الوارث Yang Maha Pewaris 98 Ar Rasyiid الرشيد Yang Maha Pandai 99 As Shabuur الصبور Yang Maha Sabar

Ahad, 4 Mac 2018

ALLAH BERUPA DZAT YANG MAHA QADIM

 




     Dan wajib bagi tiap kita ahli sunah jamaah mempercayai allah ada ,ada nya allah berupa dzat yang maha qadim, tidak sama allah dengan mahluk,.tuhan bukan jirim bukan aqrod ,..,tuhan bukan berketul besar kecil atas bawah,.., insyaallah setiap dari kita semua ahli syurga akan memandang allah dengan wajjah berseri seri bercahaya pada wajjah tiap orang beriman pada hari itu dan kekal selamanya., tuhan tiada berupa ., tuhan tiada sebagai mana dapat di fikir akal atau terbayang dalam akal,. semua yang ada itu tuhan mujasima tuhan wahabi., beratid ,beratid sampai nampak tuhan putih macam kapas , hitam macam asap , yang tu tuhan mujasima .,yang ni semua bukan tuhan kita ahli sunah wal jamaah,. tuhan ada duduk di atas aras itu semua tuhan berjirim tuhan mujasima, tuhan wahabi.berjirim berketul tubuh yang tu tuhan hak mereka tuhan wahabi mujasima.,,. tuhan tak dapat di fikir dalam akal tuhan hak kita ahli syurga, tuhan ahli sunah wal jamaah ada beerti ada nya berupa dzat yang maha qadim.,., dan dzat allah itu tak berupa tak berjirim hanya ada sifat sifat allah asmak allah,.., 20 sifat yang duduk pada tuhan sifat menumpang,. dan 20 sifat mustahil bagi allah .,dan.1sifat harus ada bagi allah .,harus bagi dzat allah itu Wajibal wujud,
       yaitu yang wajib adanya. Ishiqoqul ibadah, yaitu yang mustahak bagi-Nya ibadah Kholikul 'alam, yaitu yang menjadikan sekalian alam Maghbudun bihaqqi, yaitu yang disembah dengan sebenar-benarnya. Ini makna yang kedua maka daripada makna yang empat (4) itu jadi satu (1) yaitu: Laa ilaha ilallaah, Laa ma’budun ilallah, artinya tiada Tuhan yang disembah dengan sebenarnya melainkan Allah. Ini makna yang ketiga penghabisan maka jadilah kalimah laa ilaha ilallaah itu menghimpun nafi dan isbat Adapun yang dinafikan itu sifat Istighna’ dan sifat Ifthikhor berdiri pada yang lain dengan mengatakan: laa ilaha dan diisbatkan sifat Istighna’ dan sifat Ifthikhor itu berdiri pada dzat Allah Ta’ala dengan mengatakan kalimah Ilallaah Laa = nafi, Ilaha = menafi, ila = isbat, Allah = meng-isbat Yang kedua kalimah laa ilaha ilallaah itu nafi mengandung isbat dan isbat mengandung nafi sepeti sabda nabi : laa yufarriqubainannafi wal-isbati wamamfarroqu bainahumaa fahuwa kaafirun, artinya Tiada bercerai antara nafi dan isbat dan barang siapa menceraikan kafir.        Seperti asap dengan api. Asap itu bukan api dan asap itu tidak lain daripada api.
       Asap tetap asap dan api tetap api: tetapi asap itu menunjukkan ada api inilah artinya nafi mengandung isbat dan isbat mengandung nafi. Tiada bercerai dan tiada bersekutu. Sifat Harus Bagi Allah..Sifat Harus bagi Allah hanya satu sahaja iaitu hendak menjadikan (melakukan) sesuatu atau tidak hendak menjadikan (melakukan) sesuatu. Semua yang ada di dalam alam ini tidak wajib adanya. Yang wajib ada hanyalah Allah. Yang selain Allah adalah makhuk. Makhluk tidak wajib ada melainkan dikehendaki Allah untuk ada. Maka makhluk itu bersifat harus iaitu ia harus ada jika dikehendaki Allah dan harus tidak ada jika tidak dikehendaki Allah. Tidak wajib bagi Allah menjadikan sesuatu ertinya tiada siapa yang boleh memaksa kehendak Allah. Tidak mustahil bagi Allah menjadikan sesuatu ertinya tiada sesiapa yang boleh menghalang kehendak Allah. Inilah Sifat Harus Allah. Contoh:- 1) Harus bagi Allah untuk masukkan hambaNya yang durhaka ke dalam Syurga. Seseorang itu masuk Syurga adalah dengan Rahmat Allah bukan kerana Allah wajib (terpaksa) memasukkannya ke Syurga. Allah memberi Rahmat kepada sesiapa yang dikehendakiNya bukan kerana terpaksa (wajib). Kalau Allah hendak memberi Rahmat kepada hamba yang durhaka tiada siapa yang boleh halang kehendak Allah itu. 2) Harus bagi Allah untuk masukkan hambaNya yang taat ke Neraka. Seseorang itu masuk Neraka adalah dengan murka Allah. Allah Maha Mengetahui niat dan keikhlasan hati setiap hamba yang membuat kebaikan dan ibadah. Samada dia itu riak, takabbur, ujub atau sum'ah semuanya diketahui Allah. Sesiapa yang melakukan ibadah bukan kerana Allah semata-mata akan menerima murka Allah. Dan haruslah bagi Allah untuk memasukkannya ke dalam Neraka. 3) Harus baik Allah menerima atau menolak doa seseorang hambaNya. Samada doa kita terkabul atau tidak, itu adalah atas kehendak Allah. Tidak wajib bagi Allah untuk mengkabulkan doa-doa hambaNya sekelian. Maka kita tidak boleh mengeluh atau kecewa bila doa-doa kita belum lagi dikabulkan. Sebaik-baiknya hendaklah kita redha dan bertawakal.
     Sebagai mana kita ahli syurga dan ahli sunah wal jamaah wajib percaya tuhan itu ada dan akan memandang tiap dari kita semua ahli syurga dan ahli sunah wal jamaah setelah mati kelak masa di dunia hidup bernyawa ni wajib percaya allah ada berupa dzat yang maha qadim maha menghidupkan ., jika duduk beriqtikaf dalam masjid hari hari beratid sampai berbulan bulan nampak tuhan mai putih melepak macam kapas ,hitam pekat macam asap hat tu semua hak wahabi tuhan puak mujasima .,.,hak kita ahli syurga dan ahli sunah wal jamaah nanti sat dahulu nanti mati masuk kubur setiap dari kita akan dapat memandang allah dengan wajjah berseri seri bercahaya,.,.,. nampak tuhan hitam berupa kambing bertubuh badan semua itu hak hak tuhan puak mujasima tuhan wahabi,.,.., wajib bagi kita percaya ada tuhan cukup setakat itu sehingga mati ,.., insyaallah kita ahli syurga dan ahli sunah wal jamaah akan bertemu allah dan memandang dengan wajjah berseri seri .,,.,.., iqtiqod biar pegang bagi betul betul genggam biar bawak mati iatiqod allah itu ada berupa dzat tauhid sifat 20 tauhid nur muhamad ajaran asr-syakri dan ahli aunah wal jamaah,..,insyaallah

ALLAH MAHA BERI PETUNJUK,.,. 2013

BERMULA pada pertengahan tahun 2013 , pada malam hari ,berbekalkan sebuah beg galas berisikan baju dan pakaian yang perlu , dan sebu...